Jumat, 24 April 2015
EMPAT PERKARA YANG TIDAK MERUGIKAN
Setiap orang, apalagi sebagai muslim, pasti menginginkan keberuntungan dalam hidupnya. Karenanya, manusia biasanya selalu berusaha untuk meraih keberuntungan itu, baik berupa ma
Materi, kepercayaan dari orang lain yang kemudian membawa keberuntungan, jabatan yang tinggi, popularitas yang tidak tertandingi , keturunan yang menyenangkan dan sebagainya. Namun tidak semua keinginan duniawi manusia bisa diraihnya. Ada banyak orang yang berambisi untuk mendapatkan banyak hal dari kenikmatan duniawi tapi dia tidak memperolehnya.
Bagi seorang muslim, manakala keinginan duniawinya tidak tercapai, dia tidak akan menganggap hidupnya menjadi sia-sia, apalagi sampai putus asa. Masih ada harapan yang lebih mulia untuk diraihnya, yakni keridhaan Allah dan syurga yang penuh dengan kenikmatan. Karenanya bila kenikamatan duniawi itu tidak diraihnya, dia tidak merasa hal itu sebagai suatu kerugian besar, karena yang rugi bukanlah orang yang tidak memperoleh kenikmatan duniawi, Allah berfirman yang artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali yang beriman dan beramal shaleh, nasihat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi keshabaran (QS 103:1-3).
Oleh karena itu, ada satu hadits Nabi Muhammad Saw yang memberikan resep kepada kita untuk merasa tidak rugi dalam menjalani kehidupan di dunia ini hanya karena tidak memperoleh kenikmatan duniawi. Rasulullah Saw bersabda:
Empat perkara, apabila keempatnya ada padamu, maka tidak merugikan engkau dari apa yang tidak engkau peroleh dari dunia, yaitu: benar dalam berbicara, menjaga amanat, akhlak yang baik dan tidak serakah dalam makanan (HR. Ahmad, Thabrani, Hakim dan Baihaqi).
EMPAT RESEP.
Dari hadits di atas, terdapat empat resep dari Rasulullah Saw agar seandainya kita tidak memperoleh apapun dari kenikmatan duniawi, kita tidak menganggapnya sebagai kerugian yang besar, sebab masih ada keberuntungan yang lebih besar lagi dan justeru hal itu memberikan kenikmatan tersendiri dalam hidup ini.
1. Benar Dalam Berbicara.
Bicara yang benar merupakan salah satu dari ciri orang yang beriman. Karena itu, bila seseorang benar dalam berbicara, maka dia telah memenuhi salah satu syarat guna memperoleh jaminan syurga. Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa yang memberi jaminan kepadaku untuk memelihara diantara rahangnya (mulutnya) dan diantara kedua pahanya (kemaluan) niscaya aku menjamin baginya syurga (HR. Bukhari).
Orang yang kaya, cantik atau gandeng, populer, tinggi kedudukannya bahkan dianggap terhhormat di dalam masyarakat, tapi kalau sudah tidak benar dalam berbicara, maka dia akan menjadi manusia yang sangat hina dihadapan Allah dan rendah kedudukannya dihadapan sesama manusia. Oleh karena itu, sebagai muslim kita punya keharusan yang sangat untuk menjaga bahaya lidah.
Untuk itu, setiap muslim memiliki tanggung jawab untuk berusaha selalu benar dalam berbicara, baik benar dalam masalah yang dibicarakan maupun benar penggunaan bahasanya. Itu pula sebab, mengapa salah satu satu tanda orang munafik adalah dusta atau bohong dalam pembicaraannya. Al-Qur’an sendiri menegaskan bahwa setiap pembicaraan ada pertanggung-jawabannya dihadapan Allah Swt, karenanya ucapan kita itu dicatat oleh Malaikat yang selalu menyertai manusia di kanan dan kirinya, Allah berfirman yang artinya: Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (QS 50:18).
2. Menjaga Amanat.
Kehidupan di dunia ini tak lepas dari amanat. Jasmani yang sehat, harta yang banyak, ilmu yang luas, kedudukan yang tinggi merupakan amanat yang diberikan Allah Swt kepada kita. Belum lagi kepercayaan yang diberikan orang lain kepada kita dalam berbagai hal. Semua amanat itu harus dijaga, dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, manakala seseorang tidak memiliki sifat amanat, keimanan dianggap tidak ada pada dirinya dan manakala dia selalu mengkhianati amanat yang diberikan kepadanya, maka dia dianggap tidak memiliki agama, meskipun dia penganut agama. Rasulullah Saw bersabda:
Tidak beriman orang yang tidak memegang amanat, dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati (HR. Ahmad).
Dengan demikian, manakala kita memiliki harta, menunaikan amanatnya adalah dalam bentuk membelanjakannya untuk kebaikan, jasmani yang sehat untuk mengabdi kepada Allah dan berjuang di jalan-Nya, ilmu yang luas untuk meningkatkan matabat kehidupan manusia, sedangkan kedudukan yang tinggi untuk menegakkan kebenaran. Oleh karena itu, manakala kita ingin memberikan amanah kepada seseorang, berikanlah kepada orang yang ahli agar bisa dihindari kehancurannya. Manakala seseorang selalu menunaikan amanat yang diberikan kepadanya, maka dia akan menjadi manusia yang istimewa, meskipun tidak memperoleh kenikmatan duniawi.
3. Akhlak Yang Baik.
Akhlak yang baik merupakan kekayaan yang paling mahal harganya bagi seorang muslim. Karena itu, Rasulullah Saw diutus untuk memperbaiki akhlak manusia. Itu pula sebabnya, manakala orang tua telah mendidik akhlak anaknya dengan baik, itu menjadi pemberian yang paling berharga ketimbang pemberian materi yang paling mahal sekalipun. Rasulullah Saw bersabda:
Tidak ada pemberian yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya yang lebih baik dari pendidikan adab (akhlak) yang baik (HR. Tirmidzi).
Meskipun seseorang, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara telah mencapai kemajuan dan kemakmuran yang besar, hal itu dapat kita rasakan sebagai sesuatu yang tidak ada artinya kalau masyarakat memiliki akhlak yang mulia. Karena itu, seorang ulama yang bernama Syauqi Bey berkata: Suatu akan tegak apabila baik akhlaknya, bila akhlak hancur, maka hancurlah bangsa itu.
4. Tidak Serakah.
Tamak atau serakah merupakan salah satu sifat tercela. Meskipun seseorang telah memperoleh materi yang banyak, tapi kalau dia tidak bersyukur dan tidak ada puasnya, maka dia menjadi orang yang terasa miskin. Keserakahan ternyata bukan hanya membuat seseorang tidak pandai bersyukur, tapi juga untuk memperoleh kenikmatan yang lebih banyak dia akan menempuh cara-cara yang tidak halal dan merampas hak-hak orang lain, meskipun mereka orang yang dirampas hak-haknya itu tergolong miskin.
Rasa syukur kepada Allah Swt membuat seseorang memperoleh keberuntungan yang besar, karena memang sudah janji Allah untuk menambah nikmat-Nya kepada siapa saja yang bersyukur, Allah berfirman yang artinya: Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS 14:7).
Sementara orang yang tamak akan mengalami kerugian bagi dirinya sendiri dan merugikan orang lain, dia tidak memiliki rasa optimis terhadap hari-hari mendatang, selalu curiga terhadap kemajuan yang dicapai orang lain dan pada akhirnya dia tidak disukai oleh Allah Swt dan sesama manusia. Ketika seorang sahabat datang kepada Rasulullah Saw guna menanyakan tentang amalan yang akan membuat manusia dicintai Allah dan manusia, Rasulullah Saw menjawab: Hiduplah di dunia dengan zuhud (bersahaja), maka kamu akan dicintai Allah, dan janganlah tamak terhadap apa yang di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia (HR. Ibnu Majah).
Akhirnya, semakin kita sadari kalau keberuntungan dalam hidup di dunia tidak bisa semata-mata kita ukur dengan tinjauan materi. Karena itu, seandainya seseorang tidak memperoleh kenikmatan materi sekalipun, dia masih tergolong orang yang beruntung manakala menjalani kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Selasa, 24 Maret 2015
if only
Memorable scene = Di tengah guyuran hujan yang lebat, Ian dan Samantha gagal mengejar taksi. Momen menunggu taksi dimanfaatkan Ian untuk mengungkapkan perasaan dia yang sesungguhnya kepada Samantha. Inilah terakhir kalinya mereka berdua bersama sebelum akhirnya dipisahkan oleh maut.
Favourite line = Ian : "I have to tell you this and you need to hear it. I loved you since I met you, but I wouldn't allow myself to truly feel it until today. I was always thinking ahead, making decisions soaked with fear... Today, because of you... what I learned from you; every choice I made was different and my life has completely changed... and I've learned that if you do that, then you're living your life fully... it doesn't matter if you have five minutes or fifty years. Samantha if not for today, if not for you I would never have known love at all... So thank you for being the person who taught me to love... and to be love."
Hargai apa yang telah kau miliki. Kau tidak akan tahu betapa berharganya itu hingga kau kehilangan. Romantisme berbalut fantasi ini berhasil menawarkan kisah yang sangat romantis tatkala Ian berusaha memperbaiki kesalahan yang telah dia lakukan kepada Samantha di hari terakhir mereka bersama. Jika P.S. I Love You mengandalkan alam Irlandia sebagai jualan utama disamping romantismenya, maka If Only tidak jauh berbeda, hanya saja disini memakai tetangga Irlandia, Inggris.
Favourite line = Ian : "I have to tell you this and you need to hear it. I loved you since I met you, but I wouldn't allow myself to truly feel it until today. I was always thinking ahead, making decisions soaked with fear... Today, because of you... what I learned from you; every choice I made was different and my life has completely changed... and I've learned that if you do that, then you're living your life fully... it doesn't matter if you have five minutes or fifty years. Samantha if not for today, if not for you I would never have known love at all... So thank you for being the person who taught me to love... and to be love."
Hargai apa yang telah kau miliki. Kau tidak akan tahu betapa berharganya itu hingga kau kehilangan. Romantisme berbalut fantasi ini berhasil menawarkan kisah yang sangat romantis tatkala Ian berusaha memperbaiki kesalahan yang telah dia lakukan kepada Samantha di hari terakhir mereka bersama. Jika P.S. I Love You mengandalkan alam Irlandia sebagai jualan utama disamping romantismenya, maka If Only tidak jauh berbeda, hanya saja disini memakai tetangga Irlandia, Inggris.
Jumat, 13 Maret 2015
Imagine....
Semua manusia yang ada di bumi ini hadir lewat sebuah proses kelahiran.
Jika dipikirkan dengan akal, kita akan menyadari betapa sebuah proses kelahiran benar-benar menakjubkan, setiap detail dan setiap rangkaian dari sebuah kelahiran tentu telah di rancang sedemikian rupa sehingga generasi baru bisa lahir darinya.
Adalah seorang ibu yang memiliki peranan yang begitu besar dalam sebuah kelahiran. Kasih sayang dan benih cinta yang dimiliki oleh ayah dan ibu diwujudkan dalam benih kehidupan yang ditanam dalam rahim ibu.
Proses panjang hingga menempuh kelahiran tentu merupakan sebuah momen yang mendebarkan bagi sang ibu, sekaligus menjadi momen yang membahagiakan menikmati peran sebagai seorang ibu.
Dari mulai mengetahui nkehamilan, menjalani kehamilan, deg-deg an dan ketidak sabaran menunggu si buah hati, hingga proses kelahiran membuat ayah dan ibu senang sekaligus tegang menanti buah cintanya.
Hanya sajqa, pernah kah sahabat mengalami hal serupa yang saya rasakan, dimana seringkali kita bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang bayi dengan bobot tubuh yang cukup besar berada dalam perut seorang wanita dan mengalami kelahiran yang sangat dahsyat? ( perlu sahabat ketahui, bayi saya lahir d berat 3,5 kg).
Seringkali kita berpikir bagaimana proses kelahiran itu bisa terjadi,mengingat bobot bayi yang cukup besar itu bisa dan sanggup ditopang oleh seorang wanita.
Tentu saja kasih sayang dan cinta adalah jawaban mutlaknya. Karena tanpa kedua hal itu, tidak lah mungkin seorang dengan rela melakukan pengorbanan sebesar itu.
Belum lagi dengan “pengalaman” psikologi yang cukup mengurasemosi ayah n bunda....
So, perempuan..
Berdoalah...setiap kita semoga menikmati peran ini.
Solok, Akademik.
10.03 am
Sat, 14 March 15
Minggu, 23 November 2014
Kali ini...
Kali ini, saya benar-benar tak ingin ada yang hilang, pergi.
Namun, pada akhirnya segala sesuatu peristiwa yang dirumuskan ke dalam pengertian perpisahan itu terjadi, hari ini.
Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah keputusan atas pilihan. Tapi, jika kali ini saya boleh mengeluh, ini bukanlah murni pilihan saya, jujur, saya sama sekali tak pernah menginginkannya. Fait accomply, kurang lebih itulah istilah yang bisa menggambarkan keadaan saya sekarang. Terpaksa memutuskan sesuatu tanpa bisa saya berkutik dengan pilihan-pilihan lain yang sama sekali tak pernah ada. Yaa...singkatnya, saya tak punya pilihan lain, saya harus merelakan kata pergi menjadi santapan malam saya.
Ya, dengan pilihan (yang sama sekali bukan pilihan saya) ini saya harus rela membayar dengan harga semahal ini. Saya harus rela kehilangan kenangan dan mimpi itu.
Hey,,,,bukankah barusan dia menenangkan saya, bahwa dibalik harga ini, percaya akan ada tempat dan posisi terbaik yang disediakan Tuhan sebagai tebusan pilihan ini?
wallahu 'alaam...
Ya, jauh sebelum teori ini menjadi aktor dalan hidup, bukankah Tuhan sudah memberi kode dalan KitabNya, bahwa memberi hendaknya apa yang kita cintai? "min maa tuhibbuun"
Dan lagi, bukankah Tuhan telah memberi kenikmatan yang berlimpah? itu ayat pertamanya, terus Tuhan melanjutkan, maka shalat-lah karena Tuhanmu dan berkurbanlah.
(Kautsar)
Yaa....art of charity,
(soon, penjelasan selanjutnya)
Sakit kehilangan memang sangat, tetapi semoga Tuhan saya memberi ganti yang lebih.
Kenangan cukup saya ambil dari masa lalu, kemudian akan saya simpan di nampan pualam, saya bungkus, dan saya abadikan.
Terima kasih perpisahan, walau sampai sekarang kabut masih sering menghiasi sepasang organ penglihatan saya, tapi tegar yang dia estafetkan cukup untuk memperlambat laju detak, sesak.
ikhlas...tak kan terukur kadarnya, tapi redhoilah niat hati ini untuk menuju ikhlas .
Selamat jalan, sayang.
*my area, 11. 02 pm
Ahad, ٢ c
26 october 2014
Namun, pada akhirnya segala sesuatu peristiwa yang dirumuskan ke dalam pengertian perpisahan itu terjadi, hari ini.
Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah keputusan atas pilihan. Tapi, jika kali ini saya boleh mengeluh, ini bukanlah murni pilihan saya, jujur, saya sama sekali tak pernah menginginkannya. Fait accomply, kurang lebih itulah istilah yang bisa menggambarkan keadaan saya sekarang. Terpaksa memutuskan sesuatu tanpa bisa saya berkutik dengan pilihan-pilihan lain yang sama sekali tak pernah ada. Yaa...singkatnya, saya tak punya pilihan lain, saya harus merelakan kata pergi menjadi santapan malam saya.
Ya, dengan pilihan (yang sama sekali bukan pilihan saya) ini saya harus rela membayar dengan harga semahal ini. Saya harus rela kehilangan kenangan dan mimpi itu.
Hey,,,,bukankah barusan dia menenangkan saya, bahwa dibalik harga ini, percaya akan ada tempat dan posisi terbaik yang disediakan Tuhan sebagai tebusan pilihan ini?
wallahu 'alaam...
Ya, jauh sebelum teori ini menjadi aktor dalan hidup, bukankah Tuhan sudah memberi kode dalan KitabNya, bahwa memberi hendaknya apa yang kita cintai? "min maa tuhibbuun"
Dan lagi, bukankah Tuhan telah memberi kenikmatan yang berlimpah? itu ayat pertamanya, terus Tuhan melanjutkan, maka shalat-lah karena Tuhanmu dan berkurbanlah.
(Kautsar)
Yaa....art of charity,
(soon, penjelasan selanjutnya)
Sakit kehilangan memang sangat, tetapi semoga Tuhan saya memberi ganti yang lebih.
Kenangan cukup saya ambil dari masa lalu, kemudian akan saya simpan di nampan pualam, saya bungkus, dan saya abadikan.
Terima kasih perpisahan, walau sampai sekarang kabut masih sering menghiasi sepasang organ penglihatan saya, tapi tegar yang dia estafetkan cukup untuk memperlambat laju detak, sesak.
ikhlas...tak kan terukur kadarnya, tapi redhoilah niat hati ini untuk menuju ikhlas .
Selamat jalan, sayang.
*my area, 11. 02 pm
Ahad, ٢ c
26 october 2014
Selasa, 21 Oktober 2014
Karena itu masalah kamu, bukan saya..
Saya, seperti yang kalian inginkan..adalah saya. Sekali lagi, saya tak pernah berusaha menjadi kalian.
Allah sudah cukup pintar menciptakan saya dengan apa adanya saya.
Jika anda ada yang kurang berkenan hal-hal yang (kebetulan kata mereka) sama atau sekarakter dengan anda. Maaf, itu di luar kuasa saya, tolong lah...jangan terlalu pede lah.
Saya tidak kenal kalian, jadi apa pula yang akan saya kiblatkan? Hadeuuhhh...
Sekali la i. Jika seandainya kita punya jumlah jari yang sama, musik kesukaan yang sama, menyukai kota yang sama, menyukai embun yang sama, kiblat yang sama, nomor sepatu yang sama, blouse yang sama, daun yang sama,.luka yang sama, sendu yang sama,sendok yang sama.
Maaf, saya sangat-sangat tidak menduga.
Sekali lagi maaf, saya (jujur) sama sekali tidak ingin menjadi anda, bahkan hidup dalam bayang-bayang anda.
Jika ada yang sama,.dan anda merasa terganggu, maaf...itu bukan masalah saya.
Hahahaha#marusuah...
Coretan setelah ada sobat yang curhat, menjelang pulang.
@untukmu sahabat yg baru saja curhat.
Allah sudah cukup pintar menciptakan saya dengan apa adanya saya.
Jika anda ada yang kurang berkenan hal-hal yang (kebetulan kata mereka) sama atau sekarakter dengan anda. Maaf, itu di luar kuasa saya, tolong lah...jangan terlalu pede lah.
Saya tidak kenal kalian, jadi apa pula yang akan saya kiblatkan? Hadeuuhhh...
Sekali la i. Jika seandainya kita punya jumlah jari yang sama, musik kesukaan yang sama, menyukai kota yang sama, menyukai embun yang sama, kiblat yang sama, nomor sepatu yang sama, blouse yang sama, daun yang sama,.luka yang sama, sendu yang sama,sendok yang sama.
Maaf, saya sangat-sangat tidak menduga.
Sekali lagi maaf, saya (jujur) sama sekali tidak ingin menjadi anda, bahkan hidup dalam bayang-bayang anda.
Jika ada yang sama,.dan anda merasa terganggu, maaf...itu bukan masalah saya.
Hahahaha#marusuah...
Coretan setelah ada sobat yang curhat, menjelang pulang.
@untukmu sahabat yg baru saja curhat.
Selasa, 14 Oktober 2014
Saya ingin hujan turun, Sore ini....
Selasa....kali ini..14 Oktober
02.35 pm
Asin, seperti kata tetua, mulut saya.
Sekembali saya ke kampus tempat saya bekerja, entah kenapa mulut saya seperti mengeluarkan mantra bahwa...saya ingin hujan turun, sore ini. penyebabnya juga karena kata-kata. Kata-kata yang membuat saya seperti tidak rela jika kata-kata itu nantinya akan menjelma menjadi nyata.
Karena itu, sepanjang jalan, selalu saya berharap dan berdoa, semoga hujan turun, sore ini.
04.23 pm
Tes....akhirnya tetesan itu membasahi ujung sepatu saya. Saya yang kondisinya sedang berfoto-foto ria dengan rekan saya sejenak memejamkan mata. Mungkin seperti itu takjub dan terima kasih saya ke yang Maha Kuasa. Telah menghadirkan hujan kali ini...
Kembali, kegilaan saya dengan menganggap bahwa hujan selalu tahu isi hati dan keinginan saya...
bahkan, sampai detik ini, di 05.51 pm hujan masih bersuka ria, mempertontonkan jarum kristalnya di bumi saya yang mulai redup...
Tentang Hujan, Menurut Al-Qur'an
Proses kejadian hujan berlaku dalam 3 peringkat.Awan hujan terbentuk berdasarkan kepada peringkat dan tahap-tahap yang tetap.Peringkat-peringkat dan tahap-tahap pembentukan awan hujan yg bernama Cumulonimbus adalah sebagai berikut:
Peringkat Pertama
Awan-awan kecil dibawa Angin.
Peringkat Kedua
Awan-awan kecil bercantum/bergabung untuk membentuk awan yang lebih besar.
Peringkat Ketiga
Apabila awan-awan kecil sudah bercantum,maka gerakan ke atas dalam awan yang lebih besar berlaku.
Gerakan ke atas di bagian tengah awan yang lebih besar itu lebih kuat jika dibandingkan dengan gerakan ke atas di bagian tepi awan.Gerakan ke atas ini menyebabkan awan menjadi bertompok-tompok.Pertambahan ukuran awan secara menegak menyebabkan awan sampai ke bagian Atmosfera yang sejuk,dimana tetesan air dan guruh-kilat terbentuk dan mula membesar.
Apabila tetesan-tetesan air ini menjadi lebih berat untuk membolehkan awan terus bergerak ke atas,ia mula gugur daripada awan dan menjadi hujan.
Allah SWT berfirman dalam surah An-Nur ayat 43:
'' Tidakkah engkau melihat bahwasanya Allah mengarahkan awan bergerak PERLAHAN-LAHAN,kemudian Dia MENGUMPULKAN kelompok-kelompoknya,kemudian Dia menjadikannya TEBAL BERLAPIS-LAPIS? Selepas itu engkau melihat hujan turun dari celah-celahnya dan Allah pula menurunkan HUJAN BATU dari langit,dari gunung ganang (awan) yang ada padanya; lalu Dia menimpakan HUJAN BATU itu kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya,dan menjauhkannya dari sesiapa yang dikehendakiNya.Sinaran kilat yg terpancar dari awan yg demikian keadaannya,hampir-hampir menyambar dan menghilangkan pandangan.''
Dalam ayat ini Allah SWT menyatakan tentang proses kejadian hujan dengan terperinci seperti yang diketahui oleh ahli meteorologi sekarang.Bahkan dalam ayat ini sesuatu yang <menakjubkan> manusia ditunjukkan oleh Allah SWT pada ayat MIN JIBAL FI HA MIN BARADIN ( dari gunung-gunung awan didalamnya ada kawasan yang sangat sejuk).Dalam gunung awan yang menghasilkan hujan bagian yang sangat sejuk terletak di bagian Atas.
Kedudukan awan-awan yang membawa hujan daripada aras laut paling rendah ialah 2000 Meter dan yang paling tinggi ialah 14000 Meter.Bagaimana Al-Quran tahu bahwa didalam gunung awan tersebut terdapat bagian YANG SANGAT SEJUK ( Baradin) .Jawabannya ialah karna Al-Qur'an adalah Kalam Allah dan Allah itu pencipta alam ini,Dia tahu segala-galanya karena Dia Maha Mengetahui ciptaan-Nya.

Aku adalah penyuka hujan.
Pertama karena Aromaya. Ya memang sebenarnya hujan tidak beraroma. Tapi hujan dapat memicu benda-benda disekitarnya untuk mengeluarkan aroma yang khas. Seperti keadaan yang sering kita temukan sehari-hari. Biasanya terjadi dari hujan yang diawali dengan siang hari yang terik. Air hujan pertama yang turun akan membasahi tanah yang kering hingga menimbulkan aroma yang khas. petrichor.
Kedua karena suasananya. Hujan yang turun dalam waktu yang relatif lama selalu menghasilkan suasana nyaman dan tenang bagiku. Benar, seperti terhipnotis, hujan terkadang dapat memunculkan kembali ingatan masa lalu. Bahkan dari artikel yang pernah kubaca, ada ilmuwan yang menyampaikan bahwa “Di dalam hujan ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu”. Benar sekali.
Ketiga karena suaranya. Hujan yang turun mengenai benda-benda di bumi kan menghasilkan suara yang sangat merdu. Suara tetesan air hujan yang mengenai lantai, mengenai tanah, mengenai genting, mengenai sesama air di atas tanah, semuanya. Seperti pertunjukan musik ansamble kecil yang sangat menawan. Memanjakkan telinga.
Selamat datang hujan, sore ini.
02.35 pm
Asin, seperti kata tetua, mulut saya.
Sekembali saya ke kampus tempat saya bekerja, entah kenapa mulut saya seperti mengeluarkan mantra bahwa...saya ingin hujan turun, sore ini. penyebabnya juga karena kata-kata. Kata-kata yang membuat saya seperti tidak rela jika kata-kata itu nantinya akan menjelma menjadi nyata.
Karena itu, sepanjang jalan, selalu saya berharap dan berdoa, semoga hujan turun, sore ini.
04.23 pm
Tes....akhirnya tetesan itu membasahi ujung sepatu saya. Saya yang kondisinya sedang berfoto-foto ria dengan rekan saya sejenak memejamkan mata. Mungkin seperti itu takjub dan terima kasih saya ke yang Maha Kuasa. Telah menghadirkan hujan kali ini...
Kembali, kegilaan saya dengan menganggap bahwa hujan selalu tahu isi hati dan keinginan saya...
bahkan, sampai detik ini, di 05.51 pm hujan masih bersuka ria, mempertontonkan jarum kristalnya di bumi saya yang mulai redup...
Tentang Hujan, Menurut Al-Qur'an
Proses kejadian hujan berlaku dalam 3 peringkat.Awan hujan terbentuk berdasarkan kepada peringkat dan tahap-tahap yang tetap.Peringkat-peringkat dan tahap-tahap pembentukan awan hujan yg bernama Cumulonimbus adalah sebagai berikut:
Peringkat Pertama
Awan-awan kecil dibawa Angin.
Peringkat Kedua
Awan-awan kecil bercantum/bergabung untuk membentuk awan yang lebih besar.
Peringkat Ketiga
Apabila awan-awan kecil sudah bercantum,maka gerakan ke atas dalam awan yang lebih besar berlaku.
Gerakan ke atas di bagian tengah awan yang lebih besar itu lebih kuat jika dibandingkan dengan gerakan ke atas di bagian tepi awan.Gerakan ke atas ini menyebabkan awan menjadi bertompok-tompok.Pertambahan ukuran awan secara menegak menyebabkan awan sampai ke bagian Atmosfera yang sejuk,dimana tetesan air dan guruh-kilat terbentuk dan mula membesar.
Apabila tetesan-tetesan air ini menjadi lebih berat untuk membolehkan awan terus bergerak ke atas,ia mula gugur daripada awan dan menjadi hujan.
Allah SWT berfirman dalam surah An-Nur ayat 43:
'' Tidakkah engkau melihat bahwasanya Allah mengarahkan awan bergerak PERLAHAN-LAHAN,kemudian Dia MENGUMPULKAN kelompok-kelompoknya,kemudian Dia menjadikannya TEBAL BERLAPIS-LAPIS? Selepas itu engkau melihat hujan turun dari celah-celahnya dan Allah pula menurunkan HUJAN BATU dari langit,dari gunung ganang (awan) yang ada padanya; lalu Dia menimpakan HUJAN BATU itu kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya,dan menjauhkannya dari sesiapa yang dikehendakiNya.Sinaran kilat yg terpancar dari awan yg demikian keadaannya,hampir-hampir menyambar dan menghilangkan pandangan.''
Dalam ayat ini Allah SWT menyatakan tentang proses kejadian hujan dengan terperinci seperti yang diketahui oleh ahli meteorologi sekarang.Bahkan dalam ayat ini sesuatu yang <menakjubkan> manusia ditunjukkan oleh Allah SWT pada ayat MIN JIBAL FI HA MIN BARADIN ( dari gunung-gunung awan didalamnya ada kawasan yang sangat sejuk).Dalam gunung awan yang menghasilkan hujan bagian yang sangat sejuk terletak di bagian Atas.
Kedudukan awan-awan yang membawa hujan daripada aras laut paling rendah ialah 2000 Meter dan yang paling tinggi ialah 14000 Meter.Bagaimana Al-Quran tahu bahwa didalam gunung awan tersebut terdapat bagian YANG SANGAT SEJUK ( Baradin) .Jawabannya ialah karna Al-Qur'an adalah Kalam Allah dan Allah itu pencipta alam ini,Dia tahu segala-galanya karena Dia Maha Mengetahui ciptaan-Nya.

Aku adalah penyuka hujan.
Pertama karena Aromaya. Ya memang sebenarnya hujan tidak beraroma. Tapi hujan dapat memicu benda-benda disekitarnya untuk mengeluarkan aroma yang khas. Seperti keadaan yang sering kita temukan sehari-hari. Biasanya terjadi dari hujan yang diawali dengan siang hari yang terik. Air hujan pertama yang turun akan membasahi tanah yang kering hingga menimbulkan aroma yang khas. petrichor.
Kedua karena suasananya. Hujan yang turun dalam waktu yang relatif lama selalu menghasilkan suasana nyaman dan tenang bagiku. Benar, seperti terhipnotis, hujan terkadang dapat memunculkan kembali ingatan masa lalu. Bahkan dari artikel yang pernah kubaca, ada ilmuwan yang menyampaikan bahwa “Di dalam hujan ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu”. Benar sekali.
Ketiga karena suaranya. Hujan yang turun mengenai benda-benda di bumi kan menghasilkan suara yang sangat merdu. Suara tetesan air hujan yang mengenai lantai, mengenai tanah, mengenai genting, mengenai sesama air di atas tanah, semuanya. Seperti pertunjukan musik ansamble kecil yang sangat menawan. Memanjakkan telinga.
Selamat datang hujan, sore ini.
de Journal of Nimiasata: Berjodoh
de Journal of Nimiasata: Berjodoh: Jodoh Kali ini, saya tertarik mengomentari kata 'berjodoh' ini. Tampaknya beberapa waktu belakangan kata ini begitu populer di...
Langganan:
Postingan (Atom)