Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juni 2015

Insya Allah, Insha Allah, atau In Sya Allah....

Insya Allah atau In Shaa Allah?
yang bener إن شاء الله
.
jadi kita bedah begini ceritanya
إن = bila
شاء = menghendaki
الله = Allah
.
jadi artinya إن شاء الله = bila Allah berkehendak
.
nah, balik lagi ke transliterasi, terserah kesepakatan kita mau mentransliterasikan huruf ش jadi apa? “syaa” atau “shaa”?,
.
kalo di negeri berbahasa Inggris sana, kata ش diartikan jadi “shaa”, kalo di Indonesia jadi “syaa”
.
masalahnya di Indonesia, huruf ص sudah ditransliterasikan jadi “shaa”, kalo disamain jadi tabrakan deh..
.
saya pribadi lebih suka mentransliterasikan إن شاء الله jadi “InsyaAllah”, lebih simpel dan sesuai transliterasi bahasa Indonesia :)
.
nah, bagaimana katanya kalo ada yang bilang “InsyaAllah” berarti artinya “menciptakan Allah?”, naudzubillahi min dzalik…
.
karena yang satu ini beda lagi masalahnya :)
karena إنشاء (menciptakan/membuat) beda dengan إن شاء (bila menghendaki)
.
dan pemakaiannya dalam kalimat berdasarkan kaidah bahasa Arab pun berbeda bunyinya,
bila إن شاء الله dibacanya “InsyaAllahu” (bila Allah menghendaki)
bila إنشاء الله dibacanya “Insyaullahi” (menciptakan Allah)
.
Kesimpulannya? :)
.
jadi kalo kita nulis pake “InsyaAllah”, atau “In Syaa Allah”, atau “In Shaa Allah” bacanya sama aja dan artinya sama aja, yaitu “bila Allah menghendaki”, jadi nggak ada arti lainnya :)
.
yang paling bagus, ya udah, nulis dan ngomong pake bahasa Arab aja sekalian, lebih aman hehe..
(tapi yang nulis pun bakal kesulitan hehehe..)

Minggu, 23 November 2014

Kali ini...

Kali ini, saya benar-benar tak ingin ada yang hilang, pergi.
Namun, pada akhirnya segala sesuatu peristiwa yang dirumuskan ke dalam pengertian perpisahan itu terjadi, hari ini.
Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah keputusan atas pilihan. Tapi, jika kali ini saya boleh mengeluh, ini bukanlah murni pilihan saya, jujur, saya sama sekali tak pernah menginginkannya. Fait accomply, kurang lebih itulah istilah yang bisa menggambarkan keadaan saya sekarang. Terpaksa memutuskan sesuatu tanpa bisa saya berkutik dengan pilihan-pilihan lain yang sama sekali tak pernah ada. Yaa...singkatnya, saya tak punya pilihan lain, saya harus merelakan kata pergi menjadi santapan malam saya.
Ya, dengan pilihan (yang sama sekali bukan pilihan saya) ini saya harus rela membayar dengan harga semahal ini. Saya harus rela kehilangan kenangan dan mimpi itu.
Hey,,,,bukankah barusan dia menenangkan saya, bahwa dibalik harga ini, percaya akan ada tempat dan posisi terbaik yang disediakan Tuhan sebagai tebusan pilihan ini?
wallahu 'alaam...
Ya, jauh sebelum teori ini menjadi aktor dalan hidup, bukankah Tuhan sudah memberi kode dalan KitabNya, bahwa memberi hendaknya apa yang kita cintai? "min maa tuhibbuun"
Dan lagi, bukankah Tuhan telah memberi kenikmatan yang berlimpah? itu ayat pertamanya, terus Tuhan melanjutkan, maka shalat-lah karena Tuhanmu dan berkurbanlah.
(Kautsar)

Yaa....art of charity,
(soon, penjelasan selanjutnya)

Sakit kehilangan memang sangat, tetapi semoga Tuhan saya memberi ganti yang lebih.
Kenangan cukup saya ambil dari masa lalu, kemudian akan saya simpan di nampan pualam, saya bungkus, dan saya abadikan.
Terima kasih perpisahan, walau sampai sekarang kabut masih sering menghiasi sepasang organ penglihatan saya, tapi tegar yang dia estafetkan cukup untuk memperlambat laju detak, sesak.

ikhlas...tak kan terukur kadarnya, tapi redhoilah niat hati ini untuk menuju ikhlas .
Selamat jalan, sayang.

*my area, 11. 02 pm
Ahad, ٢ c
26 october 2014

Rabu, 16 Juli 2014

Maha Baik....





Tuhan yang Maha Baik tidak memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya   .    
 Demikian juga jika kita terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kita tidak akan pernah mulai.
 
 Mulailah sekarang...
 mulailah di mana kita berada sekarang dengan apa adanya.
 Jangan pernah pikirkan   kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai   ,
 tapi sadarilah bahwa cintalah   yang memilih kita untuk mencintainya.
 
 Perkawinan   memang memiliki  banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang bukan tidak juga ada kesusahannya.
 Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya.
 Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya   sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.
 Harta    milik  yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah....hati    seorang wanita .      
                     
 Begitu juga   Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga      
 Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya   .
 Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.
 Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita.
  Sahabat yang menegur jika kita salah, mendukung segala kebaikan kita. Tidak membela kita jika memang itu tidak harus dibela, malah memarahi kita jika itu memang harus.
 Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan, tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain...
 tapi menyesal-lah   jika orang itu menyesal bertemu dengan kita.  
 Bertemanlah  dengan orang yang suka membela kebenaran.
 Dialah hiasan   dikala kita senang   dan perisai   diwaktu kita susah   .
  
   Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman   , jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
 Karena semua manusia itu baik   kalau kita bisa melihat kebaikannya
 dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya  
 tapi semua manusia itu akan buruk   dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.
 
 Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan ,
 kegunaannya terletak  pada penerapan yang benar,
 orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal,
 sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat.
 
 Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja   ,
 tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta.
 Tak seorang pun sempurna.
 Mereka yang mau belajar    dari kesalahan adalah bijak.

 Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.   
 Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita
 adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.
 
 Kita tak bisa mengubah masa lalu....
 tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan   .
  
 Bila kita mengisi hati   kita......
 dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran   untuk masa depan,
 Kita tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri .
 Jika kita berpikir   tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan
 dan hari esok tanpa rasa takut,
 berarti kita sudah berada dijalan yang benar menuju sukses



Tiada seorangpun yang bisa kembali dan mulai dari awal. Tetapi setiap orang dapat mulai saat ini dan mendapatkan akhir yang berbeda....




Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit, tertawa tanpa kesedihan,
matahari tanpa hujan, tetapi Dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kebahagiaan
untuk air mata, dan terang dalam perjalanan.

Kekecewaan bagai "polisi tidur", ini akan memperlambatmu sedikit
tetapi kau selanjutnya akan menikmati jalan rata mulus bebas hambatan.

Jangan tinggal terlalu lama saat ada "polisi tidur". Berjalanlah terus!

Ketika kau kecewa karena tidak memperoleh apa yang kaukehendaki, terimalah dan bergembiralah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik
untuk dirimu di kemudian hari.

Saat terjadi sesuatu padamu, baik atau buruk, pertimbangkanlah artinya.....

Ada suatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupan, mengajarmu bagaimana
lebih seringkali tertawa atau tidak terlalu keras menangis....

Kau tidak dapat memaksa seseorang mencintaimu, apa yang dapat kau perbuat
hanyalah membiarkan dirimu untuk dicintai, selebihnya ada pada orang itu
untuk menilai dirimu.

Ukuran cinta adalah saat kau mencintai tanpa batas.....

Dalam kehidupan jarang akan kau temui seseorang yang kau cintai dan orang
itu mencintaimu juga.

Jadi sekali kau memperoleh cinta jangan lepaskan, ada kemungkinan cinta
itu tidak datang kembali.

Kita selalu membuang-buang waktu untuk mencari-cari orang yang sesuai untuk
dicintai atau melihat kesalahan2 pada orang yang telah kita cintai, daripada
malah seharusnya kita menyempurnakan cinta yang kita telah berikan.

Jika kau sungguh2 peduli pada seseorang, janganlah kau mencari2 kekurangan2nya,
kau jangan mencari2 alasan, kau jangan mencari2 kesalahan2nya. Malahan,
kau atasi kesalahan2 itu, kau terima kekurangan2 itu, dan jangan kau hiraukan
alasan2 itu.

Jangan pernah meninggalkan rekan lama. Kau tidak akan pernah mendapat penggantinya.

Persahabatan adalah bagai anggur, tambah lama dijaga simpan akan tambah baik.

Keep friends forever....



.." MENGELUH "..





(Good Article to Read)


Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.


Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya. Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.

Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri.
Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan. Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi lebih cepat dari yang Anda harapkan.

Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh. 

Try it now:

1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.

2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.

3. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup Anda. 
"Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."